Sabtu, 20 Desember 2025

DATA SEBARAN WKPP, GAPOKTAN KELOMPOK TANI DAN LUAS BAKU SAWAH (LBS)


      

    Berdasarkan data Tahun 2025, Kecamatan Payakumbuh Barat memiliki sebaran Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) yang terbagi ke dalam enam WKPP (I–VI) dengan pendamping penyuluh yang berbeda pada masing-masing wilayah. Kegiatan pertanian padi sawah di wilayah ini dikelola melalui berbagai Gapoktan dan Kelompok Tani (Poktan) yang tersebar di sejumlah kelurahan.

    Pada WKPP I yang dibina oleh Toni Agustion, kegiatan pertanian tersebar di Kelurahan Tanjung Pauh, Pakan Sinayan, dan Kubu Gadang. Gapoktan Saiyo Sakato dan Bungo Tanjung menaungi beberapa poktan seperti Solok Mato Aie, Parik Panjang, Rawang Panjang, dan Paku Tiang, dengan total luas baku sawah yang cukup signifikan, antara lain 23,45 Ha di Solok Mato Aie dan 20,35 Ha di Paku Tiang.

    WKPP II berada di bawah binaan Magdalena, STP, meliputi Kelurahan Bulakan Balai Kandi dan Payolansek. Gapoktan Tanjung Harapan dan Usaha Bersama menaungi kelompok tani seperti Sikosan, Ingin Maju, Baliak Saiyo, Tani Mandiri, Bukik Cambang, dan Bukik Palano Sajati, dengan luas baku sawah bervariasi antara 6 Ha hingga 23 Ha.

    Selanjutnya, WKPP III dibina oleh Hartati, mencakup Kelurahan Koto Tangah dan Talang. Gapoktan Talang Saiyo mengelola beberapa kelompok tani seperti Makmur, Arrahman, Karya Tani, dan UBA. Kelompok Tani Karya Tani tercatat memiliki salah satu luas baku sawah terbesar di wilayah ini, yaitu 26,5 Ha.

    Pada WKPP IV, dengan penyuluh Yondra Wardi, A.Md, wilayah binaan meliputi Subarang Batuang dan Padangtinggi Piliang. Gapoktan Setia Kawan, Kawan Lamo, dan Pati Lestari menaungi poktan seperti JKT Sakato, Taruko, Mata Air, dan Berkah, dengan luas baku sawah berkisar antara 5 Ha hingga 20,5 Ha.

    WKPP V dibina oleh Ade Wahyu, meliputi Kelurahan Padangdatar Tanahmati dan Parit Rantang. Gapoktan P3S menaungi kelompok tani Pulutan Sati, Sepakat, Saiyo Sakato, dan Sariak Munggu Panjang. Luas baku sawah pada wilayah ini berkisar antara 6 Ha hingga 15 Ha, dengan tambahan kelompok tani Lakuang Parbati di Parit Rantang seluas 10,94 Ha.

    Terakhir, WKPP VI dengan penyuluh Zulfiarina mencakup Kelurahan Ibuh, Tanjung Gadang Sei Pinago, dan Nunang Daya Bangun. Kelompok tani seperti Solok Naur, Balai Baringin, dan Cimpago memiliki luas baku sawah antara 7,61 Ha hingga 15,7 Ha, serta didukung oleh beberapa Kelompok Wanita Tani (KWT).

    Secara keseluruhan, total Luas Baku Sawah (LBS) di Kecamatan Payakumbuh Barat pada Tahun 2025 mencapai 400,12 Ha. Data ini menunjukkan bahwa sektor pertanian padi sawah di Payakumbuh Barat dikelola secara terstruktur melalui peran aktif penyuluh pertanian, gapoktan, dan kelompok tani, sehingga menjadi potensi penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

 Selengkapnya bisa dilihat tabel pada link berikut: 

  Data WKPP, Gapoktan, Poktan dan LBS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HASIL PENILAIAN KELAS KEMAMPUAN KELOMPOK TANI PAYAKUMBUH BARAT TAHUN 2025

  1. Gambaran Umum Jumlah kelompok tani dinilai : 49 kelompok Penilaian membandingkan nilai tahun lalu dan tahun 2025 , serta ...